“Kalau memang ada gangguan, silakan dilaporkan. Namun terkadang sesuatu yang tampak tidak baik hari ini bisa sangat bermanfaat di masa depan. Maka perlu diluruskan komunikasinya, demi kebaikan bersama,” ujarnya.
Terkait permasalahan kampung tua, Amsakar menegaskan komitmennya untuk mencari solusi terbaik yang berpihak pada masyarakat.
“Saya akan berjuang mencari jalan tengah yang terbaik. Komunikasi dengan warga harus terus dijaga agar harapan mereka tersampaikan,” ucapnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wakil Wali Kota Batam Li Claudia Chandra mengajak seluruh pihak untuk menghindari tindakan provokatif dan mengedepankan semangat kebersamaan demi kemajuan daerah.
“Jangan ada provokasi. Kami mencintai rakyat. Mimpi kami adalah Batam harus maju dan masyarakatnya sejahtera,” tegas Li Claudia.
Audiensi berlangsung dalam suasana terbuka dan penuh kekeluargaan. Pemerintah Kota Batam berharap forum seperti ini dapat menjadi ruang komunikasi efektif untuk menjembatani aspirasi warga, memperkuat sinergi, serta menjaga keharmonisan sosial demi terwujudnya Batam yang inklusif dan berkeadilan.(tim red).






