INFOSEMUA.com – Wali Kota Batam, Amsakar Achmad, bersama Wakil Wali Kota Batam, Li Claudia Chandra, menerima audiensi dari Aliansi Masyarakat Rempang Galang Bersatu (AMAR-GB) di Kantor Wali Kota Batam, Kamis (13/11).
Pertemuan tersebut menjadi wadah dialog terbuka antara Pemerintah Kota Batam dan masyarakat Rempang-Galang yang tergabung dalam AMAR-GB untuk membahas berbagai persoalan aktual di lapangan.
Dalam suasana pertemuan yang berlangsung hangat, Amsakar menegaskan bahwa pemerintah daerah tidak menutup mata terhadap dinamika dan tantangan yang dihadapi masyarakat. Ia mengajak seluruh pihak untuk menjaga komunikasi yang sehat dan konstruktif agar tidak menimbulkan kesalahpahaman antara pemerintah dan warga.
“Kami memiliki atensi terhadap persoalan ini. Saya berharap pola komunikasi yang tidak sehat tidak dilakukan karena bisa menimbulkan jarak antara masyarakat dan pemerintah,” ujar Amsakar.
Ia menambahkan, dalam penyusunan program pembangunan, pemerintah selalu memprioritaskan kebutuhan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat, meskipun tidak semua aspirasi dapat direalisasikan sekaligus dalam satu tahun anggaran.
“Kami berupaya maksimal, namun setiap program harus dijalankan sesuai kemampuan dan tahapan. Prioritas tetap pada kepentingan masyarakat,” katanya.
Menanggapi pengaduan terkait aktivitas PT MEG, Amsakar mengingatkan pentingnya penyampaian laporan yang objektif dan berimbang.





