“Jika data sudah semakin rapi dan anggaran tersedia, kami akan menambah jumlah penerima hingga seluruh lansia di Batam dapat merasakan bantuan sosial setiap bulan,” jelasnya.
Ia menegaskan, peningkatan bantuan sosial ini sejalan dengan capaian positif pembangunan daerah. Pertumbuhan ekonomi Batam yang meningkat, realisasi investasi yang melampaui target, serta kenaikan APBD menjadi modal penting dalam memperluas program kesejahteraan masyarakat.
Meski demikian, Li Claudia mengingatkan bahwa capaian tersebut tidak boleh membuat pemerintah berpuas diri. Penurunan angka pengangguran dan kemiskinan akan terus menjadi fokus utama ke depan.
“Kami ingin angka kemiskinan dan pengangguran terus turun secara signifikan. Karena itu, semua program akan terus kami tingkatkan,” tegasnya.
Dalam kesempatan itu, ia juga mengajak masyarakat untuk mendukung program pembangunan yang dijalankan bersama Wali Kota Batam, Amsakar Achmad. Salah satu prioritas pembangunan di wilayah Galang adalah sektor pendidikan, melalui pembangunan sekolah mulai dari tingkat SD hingga SMA.
“Ini demi masa depan anak-anak kita. Kami membutuhkan dukungan seluruh masyarakat Batam agar pembangunan berjalan lancar dan manfaatnya bisa dirasakan bersama,” tutupnya. (tim_red).


