Pemerintah juga merencanakan pembangunan ruang kelas baru, pengadaan peralatan pendidikan, dan peningkatan kompetensi guru.
Pada sektor kesehatan, penguatan cakupan jaminan kesehatan semesta atau Universal Health Coverage (UHC) menjadi salah satu perhatian. Pemerintah turut menargetkan peningkatan sarana dan prasarana puskesmas serta RSUD Embung Fatimah, pemenuhan tenaga kesehatan, dan ketersediaan obat serta alat kesehatan.
Langkah tersebut diarahkan untuk memperkuat pelayanan kesehatan dan memperluas akses masyarakat terhadap fasilitas kesehatan.
UMKM dan Tenaga Kerja Lokal Didorong
Penguatan ekonomi masyarakat juga menjadi bagian dari kebijakan anggaran tahun 2027. Pemko Batam merencanakan peningkatan kompetensi tenaga kerja, penguatan kapasitas usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), pemberdayaan industri, serta fasilitasi perizinan usaha.
Dalam upaya memperluas kesempatan kerja bagi warga setempat, Amsakar menyampaikan bahwa Pemko Batam telah menandatangani nota kesepahaman dengan 30 perusahaan besar di Batam dan Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO).
Kesepakatan tersebut diarahkan untuk mendorong penyerapan minimal 20 persen tenaga kerja lokal.
Kebijakan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah agar pertumbuhan ekonomi daerah dapat memberikan peluang yang lebih besar bagi masyarakat, khususnya dalam memperoleh pekerjaan dan mengembangkan usaha.
APBD Harus Memberikan Hasil Nyata
Amsakar kembali menegaskan bahwa orientasi utama APBD 2027 adalah hasil pembangunan yang dapat dirasakan masyarakat. Oleh sebab itu, evaluasi pelaksanaan anggaran akan diarahkan pada capaian konkret, bukan semata-mata jumlah dana yang telah terserap.
Sejumlah tolok ukur yang menjadi perhatian meliputi penanganan titik banjir, pengurangan kemiskinan, penciptaan lapangan kerja, pengembangan UMKM, peningkatan akses pendidikan, perbaikan pelayanan kesehatan, serta pemerataan infrastruktur dasar.
Ia berharap pembahasan Ranperda APBD 2027 bersama DPRD Kota Batam dapat berlangsung secara terbuka, konstruktif, dan tepat waktu.
Dengan perencanaan yang matang serta penganggaran yang sesuai kemampuan keuangan daerah, APBD 2027 diharapkan mampu mempercepat pelaksanaan prioritas pembangunan dan menjawab kebutuhan masyarakat Kota Batam.
Pemerintah daerah pun dituntut memastikan setiap program yang telah direncanakan dapat dilaksanakan secara efektif, efisien, dan akuntabel sehingga manfaat pembangunan tidak berhenti pada dokumen anggaran, tetapi benar-benar dirasakan warga.
Sumber informasi: Media Center Batam.





