“Masyarakat Nias yang ada di Batam, jangan menyebutkan diri bahwa saya orang Nias, kalau sudah berada di Batam dan ber-KTP Batam, maka sudah orang Batam, tapi asalnya dari Nias. Adat istiadat orang Melayu harus kita junjung tinggi,” katanya.
Ia juga menyatakan bahwa DPP HIMNI mendukung penuh kelancaran Musda dan Muscab. “Kami di DPP hanya mendukung, sejauh yang kami tahu, Bapak Utusan Sarumaha (Ketua DPD HIMNI Kepri) ini sudah banyak berbuat untuk Batam dan Kepri,” tambahnya.
Ketua DPD HIMNI Kepri, Utusan Sarumaha, menjelaskan, musyawarah kali ini dihadiri oleh empat DPC, yaitu Batam, Bintan, Karimun, dan Tanjungpinang, serta pengurus DPP, DPC, DPD, dan pengurus tingkat kecamatan. Kegiatan ini dilaksanakan setiap empat tahun sekali sesuai dengan SK yang diterbitkan DPP HIMNI Indonesia.
Terkait pemilihan ketua, Utusan menyebut proses pendaftaran pencalonan akan dibuka pada siang ini. Ia juga menyatakan siap untuk maju kembali memimpin DPD HIMNI Kepri.
“Apakah ada calon-calon? Ya, itu hak masing-masing. Semua orang Batam dan Kepri asal Nias berhak untuk mencalonkan diri sepanjang memenuhi persyaratan. Atas dukungan kawan-kawan, saya memantapkan diri untuk maju kembali, untuk melanjutkan kepemimpinan DPD HIMNI Kepri,” ujar Utusan.
Sekretaris DPC HIMNI Batam, Mareanus Lase, menyampaikan dukungannya terhadap Utusan Sarumaha.
“DPC HIMNI Batam selama kepemimpinan beliau (Utusan) sudah merasakan dampak yang luar biasa. Kalau beliau maju, kami siap mendukung,” ujarnya.






