Sementara itu, Thailand melaju sebagai juara Grup B dengan dua kemenangan dan satu kekalahan. Thailand mencetak tujuh gol dan hanya kebobolan satu gol selama fase grup. Kondisi tersebut membuat duel final diperkirakan menjadi pertarungan antara agresivitas serangan Indonesia dan organisasi permainan Thailand.
Selain trofi, hadiah uang untuk sang juara turut menjadi perhatian. Sebelumnya, terdapat laporan bahwa juara Divisi 1 FIFA ASEAN Cup 2026 berpotensi memperoleh hadiah US$1 juta atau sekitar Rp17,89 miliar.
Namun, menjelang turnamen juga muncul laporan mengenai kemungkinan nilai hadiah dipangkas menjadi US$650 ribu atau sekitar Rp11,63 miliar. Hingga kini, nominal tersebut belum diumumkan secara resmi oleh FIFA sehingga angka tersebut belum dapat disebut sebagai hadiah final yang pasti.
Dengan demikian, final Indonesia vs Thailand bukan hanya menjadi pertarungan untuk mencatat sejarah sebagai juara pertama FIFA ASEAN Cup, tetapi juga menjadi perebutan hadiah bernilai besar.
Bagi Indonesia, kesempatan bermain di SUGBK dengan dukungan puluhan ribu suporter menjadi peluang untuk mengakhiri perjalanan turnamen dengan trofi. Sementara Thailand datang dengan ambisi yang sama untuk menciptakan sejarah pada edisi perdana kompetisi.
Pertandingan Indonesia vs Thailand dijadwalkan berlangsung Senin (5/10/2026) pukul 20.00 WIB di SUGBK. Jawaban mengenai siapa yang menjadi juara sekaligus berhak mengangkat trofi FIFA ASEAN Cup 2026 akan ditentukan di lapangan.(tim_red).


